Bauza Merasa Janggal Terhadap Hukuman Messi

messi2Edgardo Bauza, menangkap ada kejanggalan di balik hukuman untuk bintangnya, Lionel Messi. Sebab, Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) tidak memiliki kesempatan untuk mengajukan banding.

Messi mendapatkan larangan bertanding sebanyak empat laga plus denda sebesar 10.000 Swiss franc (sekitar Rp 135 juta) setelah melancarkan serangan secara verbal terhadap ofisial padai laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Cile, Jumat (24/3/2017).

Absennya pemain Barcelona tersebut memicu kekalahan 0-2 Argentina dari tuan rumah Bolivia pada ajang yang sama, Rabu (29/3/2017).

Bauza pun mengaku sulit menerima sanksi untuk Messi. Terlebih lagi, FIFA membuat keputusan tersebut beberapa jam sebelum laga antara Bolivia dan Argentina dimulai.

“Rasanya aneh sekali Messi diberi sanksi dan kami tidak diberi kesempatan untuk mengajukan banding. Kami baru bisa merencanakan melakukan banding sekarang setelah laga selesai,” kata Bauza.

kibat kekalahan tersebut, posisi Argentina melorot ke posisi kelima di klasemen. Mereka tertahan di posisi kelima dengan 22 poin.

Argentina pun dihadapkan pada kemungkinan tidak lolos otomatis ke putaran final Rusia 2018. Sebab, jatah lolos otomatis zona Amerika Selatan berlaku untuk penghuni empat besar klasemen.

Di luar absennya Messi, Gauza tidak menampik kalau timnya tidak tampil maksimal, terutama pada babak pertama.

“Penampilan Argentina baru membaik pada babak kedua saat mencoba mendominasi Bolivia. Harus diakui bahwa mereka layak memenangi laga ini. Namun, Argentina juga belum tersisih dan ingin lolos ke Piala Dunia. Kami akan terus berjuang,” tutur Bauza.

Baca Juga : Duel Panas di Stamford Bridge Chelsea Vs Man City

Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

You might also likeclose